Jumat, 25 Oktober 2013




Arti definisi / pengertian Jaringan adalah sekumpulan sel yang memiliki bentuk, struktur dan fungsi yang sama. Jadi jaringan otot adalah sekumpulan sel-sel otot.
A. Bagian-bagian otot:
1. Sarkolema
Sarkolema adalah membran yang melapisi suatu sel otot yang fungsinya sebagai pelindung otot
2. Sarkoplasma
Sarkoplasma adalah cairan sel otot yang fungsinya untuk tempat dimana miofibril dan miofilamen berada
3. Miofibril
Miofibril merupakan serat-serat pada otot.
4. Miofilamen
Miofilamen adalah benang-benang/filamen halus yang berasal dari miofibril.Miofibril terbagi atas 2 macam, yakni :
a. miofilamen homogen (terdapat pada otot polos)
b. miofilamen heterogen (terdapat pada otot jantung/otot cardiak dan pada otot rangka/otot lurik).
Di dalam miofilamen terdapat protein kontaraktil yang disebut aktomiosin (aktin dan miosin), tropopin dan tropomiosin. Ketika otot kita berkontraksi (memendek)maka protein aktin yang sedang bekerja dan jika otot kita melakukan relaksasi (memanjang) maka miosin yang sedang bekerja.
B. Jaringan otot terdiri dari:
1. Otot Polos (otot volunter)
Otot polos adalah salah satu otot yang mempunyai bentuk yang polos dan bergelondong. Cara kerjanya tidak disadari (tidak sesuai kehendak) / invontary, memiliki satu nukleus yang terletak di tengah sel. Otot ini biasanya terdapat pada saluran pencernaan seperti:lambung dan usus.
2. Otot Lurik (otot rangka)
Otot rangka merupakan jenis otot yang melekat pada seluruh rangka, cara kerjanya disadari (sesuai kehendak), bentuknya memanjang dengan banyak lurik-lurik, memiliki nukleus banyak yang terletak di tepi sel. Contoh otot pada lengan
3. Otot Jantung (otot cardiak)
Otot jantung hanya terdapat pada jantung. Otot ini merupakan otot paling istimewa karena memiliki bentuk yang hampir sama dengan otot lurik, yakni mempunyai lurik-lurik tapi bedanya dengan otot lurik yaitu bahwa otot lirik memiliki satu atau dua nukleus yang terletak di tengah/tepi sel. Dan otot jantung adalah satu-satunya otot yang memiliki percabangan yang disebut duskus interkalaris. Otot ini juga memiliki kesamaan dengan otot polos dalam hal cara kerjanya yakni involuntary (tidak disadari).






Biologi SMA Kelas 11 : Jaringan Otot dan Saraf Hewan

Masih dalam pembahasan histologi hewan, kali ini kita akan membahasa tentang jaringan otot dan jaringan saraf pada hewan. Sebelumnya kita sudah membahas tentang jaringan embrional dan jaringan epitel pada hewan.

1. Jaringan Otot
Jaringan otot berfungsi sebagai alat gerak aktif. Jaringan otot tersusun atas sel-sel otot yang tugasnya menggerakan berbagai bagian tubuh. Kemampuan menggerakkan berbagai organ tubuh ini disebabkan kemampuan jaringan otot untuk berkontraksi. Kemampuan kontraksi ini sangat dimungkinkan karena sel-sel otot mengandung protein kontraksi yang memanjang dan mengandung serabutserabut halus disebut miofibril. Miofibril terdiri atas protein miosin dan aktin. Pada Vertebrata dikenal 3 macam jaringan otot, yaitu:

a. Otot polos
Mempunyai miofibril yang homogen, merupakan otot tidak sadar, terdapat pada dinding saluran pencernaan dan dinding pembuluh darah.

b. Otot lurik
Mempunyai miofibril yang heterogen, merupakan otot sadar berinti lebih dari satu yang terletak di bagian pinggir, terdapat pada rangka.

c. Otot jantung
Mempunyai miofibril yang heterogen, tetapi tergolong dalam otot tak sadar, serabut-serabut ototnya dapat bercabang-cabang, intinya satu terletak di tengah-tengah. Secara ringkas ketiga otot di atas dapat dibandingkan seperti Tabel di bawah ini:

perbedaan otot polos, lurik dan jantung

2. Jaringan Saraf
Jaringan saraf tersusun atas sel-sel saraf atau neuron. Jaringan saraf berfungsi untuk mengatur dan mengkoordinasi segala aktivitas tubuh. Sel saraf terdiri atas badan sel yang memiliki banyak cabang. Cabang-cabang inilah yang menghubungkan sel saraf yang satu dengan sel saraf lainnya sehingga terbentuk jaringan saraf.

Ada tiga macam sel saraf, yaitu sel saraf motorik, sel saraf sensorik, dan sel saraf penghubung. Jaringan saraf terdapat di otak, sumsum tulang belakang, dan di urat saraf. Sel saraf mempunyai kemampuan iritabilitas dan konduktivitas. Iritabilitas, yaitu kemampuan sel saraf untuk merespon terhadap perubahan lingkungan. Konduktivitas merupakan kemampuan jaringan saraf membawa impuls-impuls saraf atau pesan.
Neuron terdiri atas:
  1. Dendrit, yaitu juluran sitoplasma yang relatif pendek dari badan sel yang berfungsi membawa rangsangan ke badan sel. 
  2. Badan sel, yaitu bagian sel saraf yang mengandung inti (nukleus) dengan nukleolus di tengahnya. Sitoplasmanya bergranula, berasal dari retikulum endoplasma yang disebut Badan Nissl. Badan sel saraf terletak di pusat saraf dan di ganglion. Ganglion adalah kumpulan badan sel saraf. Ganglion terletak di tempat-tempat tertentu, seperti di kiri dan kanan sumsum tulang belakang. 
  3. Neurit (akson), yaitu juluran sitoplasma yang panjang dari badan sel yang berfungsi membawa rangsangan dari badan sel ke neuron lain. Neurit memiliki selubung yang terdiri dari selubung myelin dan selubung neurilema.
  • Selubung myelin merupakan selubung yang langsung membungkus neurit. Berfungsi sebagai isolator dan juga berperan sebagai nutritive terhadap neurit. Selubung myelin tidak membungkus neurit secara kontinu tetapi membuat interval antara 80 - 600 mikron, membentuk nodus ranvier. Di daerah interval ini neurit tidak memiliki selubung myelin, tapi langsung dibungkus oleh selubung Schwann. 
  • Selubung neurilema (selubung Schwann) terdiri dari sel-sel Schwann yang menghasilkan myelin. Berfungsi dalam regenerasi neurit dan dendrit yang rusak. Antara neuron satu dengan neuron yang lain saling berhubungan. Tempat hubungan itu disebut sinapsis.



Ada tiga jenis utama dari jaringan otot:
  • Otot rangka atau "otot sukarela" berlabuh oleh tendon (atau oleh aponeurosis di beberapa tempat) ke tulang dan digunakan untuk efek rangka gerakan seperti penggerak dan dalam mempertahankan postur tubuh. Meskipun kontrol postural ini umumnya dipertahankan sebagai refleks bawah sadar, otot-otot yang bertanggung jawab bereaksi terhadap kontrol secara sadar seperti non-postural otot. Seorang laki-laki dewasa rata-rata terdiri dari 42% dari otot rangka dan betina dewasa rata-rata terdiri dari 36% (sebagai persentase massa tubuh). [1] Ia juga memiliki striations seperti otot polos.
  • Otot polos atau "otot tak sadar" ditemukan dalam dinding-dinding organ dan struktur seperti kerongkongan , lambung , usus , bronkus , rahim , uretra , kandung kemih , pembuluh darah , dan pili arrector di kulit (di mana ia mengontrol ereksi rambut tubuh). Tidak seperti otot rangka, otot polos tidak di bawah kendali sadar.
Pada vertebrata , ada jaringan otot ketiga yang diakui:
  • Otot jantung juga merupakan "otot tak sadar" tapi lebih mirip dengan struktur otot rangka, dan ditemukan hanya dalam hati.
Otot jantung dan rangka yang "lurik" dalam bahwa mereka mengandung sarcomeres dan dikemas ke dalam pengaturan yang sangat teratur bundel, otot polos tidak memiliki. Sementara otot rangka yang diatur dalam biasa, bundel paralel, otot jantung menghubungkan pada percabangan, sudut tidak teratur (disebut cakram diselingi). Kontrak otot lurik dan melemaskan singkatnya, semburan intens, sedangkan otot polos menopang lebih lama atau bahkan hampir permanen kontraksi.

Otot rangka dibagi lagi menjadi beberapa subtipe:
  • Tipe I, oksidatif lambat, lambat berkedut, atau "merah" otot padat dengan kapiler dan kaya mitokondria dan mioglobin , memberikan jaringan otot karakteristik warna merah. Hal ini dapat membawa lebih oksigen dan mempertahankan aerobik aktivitas.
    • Tipe I serat otot kadang-kadang dipecah menjadi Tipe I dan Tipe Ic kategori, sebagai hasil dari penelitian terbaru. [2]
  • Tipe II, otot berkedut cepat, memiliki tiga jenis utama yang, dalam rangka peningkatan kecepatan kontraktil: [3]
    • Tipe IIa, yang, seperti otot lambat, adalah aerobik, kaya mitokondria dan kapiler merah dan muncul.
    • Tipe IIx (juga dikenal sebagai tipe IID), yang kurang padat dalam mitokondria dan mioglobin. Ini adalah jenis otot tercepat pada manusia. Hal ini dapat berkontraksi lebih cepat dan dengan jumlah yang lebih besar daripada kekuatan otot oksidatif, tetapi dapat mempertahankan hanya pendek, anaerobik semburan aktivitas sebelum kontraksi otot menjadi sakit (sering salah dikaitkan dengan penumpukan asam laktat ). NB dalam beberapa buku dan artikel otot ini pada manusia, membingungkan, disebut tipe IIB. [4]
    • Tipe IIb, yang anaerobik, glikolitik , "putih" otot yang bahkan kurang padat dalam mitokondria dan mioglobin. Pada hewan kecil seperti hewan pengerat ini adalah jenis otot utama cepat, menjelaskan warna pucat daging mereka.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar